Resiko yang Timbul Akibat Kecanduan Game Online pada Anak

Kecanduan Game Online
Kecanduan Game Online

Resiko yang Timbul Akibat Kecanduan Game Online pada Anak – Bermain game online memiliki daya tarik tersendiri untuk dapat dimainkan.  Kemajuan teknologi saat ini benar-benar memanjakan orang-orang, baik dari usia anak-anak hingga dewasa. Berbagai aplikasi permainan yang ditawarkan ini mampu menggantikan adanya permainan tradisional yang mulai sepi peminatnya.

Pada musim pandemi ini memang bermain game online ini mampu menjadi alternatif bagi anak untuk tetap mendapatkan hiburan selama di rumah saja dan menjaga jarak dengan teman-temannya. Namun, apakah bermain game online ini selalu baik bagi anak?

Bermain game online pun selain memiliki sisi positif tetapi juga memiliki sisi negatif, yang mana mampu membuat seorang anak menjadi Kecanduan Game Online dalam keasyikan bermain game. Hal tersebut bisa menjadikan anak tidak fokus dengan aktivitas lainnya karena yang ada dipikirannya hanyalah game semata.

Permasalahan mengenai kecanduan ini tidaklah boleh disepelekan begitu saja, karena dapat mengganggu aktivitas lainnya, sehingga waktunya anak belajar bisa jadi berkurang karena terlalu banyak bermain game. Permainan yang sudah menjadi candu ini pun dapat membuat kesehatan anak terganggu,  ketika anak terlalu banyak berhadapan dengan layar smartphone dalam jangka waktu yang lama ini dapat mengganggu sistem saraf. Berikut ini beberapa resiko kecanduan game online yang patut untuk diwaspadai.

READ  Game Kerajaan Offline Android Terbaik Wajib Coba!

Postur Tubuh yang Buruk

Psotur tubuh yang buruk ini akibat dari bermain game yang tiada habisnya. Saat bermain game tubuh cenderung tidak aktif bergerak kecuali jari tangan yang memainkan game tersebut. Ketika sudah kecanduan bermain game, tentu dalam memainkannya tidak cukup satu jam atau dua jam saja, bisa jadi berjam-jam hingga lupa akan waktu.

Pada posisi bermain yang tetap dalam waktu yang lama akan membuat postur tubuh memburuk, tulang punggung membengkok atau bahkan membungkuk akibat keseringan bermain game hingga tidak aktif bergerak, dan ada pula yang mengatakan bahwa Kecanduan Game Online ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 pada anak-anak dan remaja.

READ  Ketahui Perbedaan Game Online PUBG Vs Free Fire, Mana yang Lebih Menarik?

Kurang Interaksi Sosial

Ketika bermain game online, anak hanya akan berbicara pada lawan main atau tim bermainnya saja. Seseorang yang sudah kecanduan game tidak akan memiliki ketertarikan untuk berkomunikasi dengan orang lain, karena waktunya ia gunakan untuk menikmati permainan yang tiada hentinya.

Inilah yang menyebabkan seseorang mengalami kekurangan interaksi sosial. Kurangnya interaksi sosial ini tentunya menjadi hal buruk yang diterima oleh anak. Seorang anak tidak bisa bersosialisasi dengan baik pada orang lain.

Mengganggu Konsentrasi

Kecanduan game dapat mengganggu konsentrasi anak dalam belajar. Semakin banyak waktu yang diluangkannya untuk bermain Kecanduan Game Online maka semakin besar pula peluang pengganggu konsentrasinya. Hal ini akan berimbas pada prestasinya di sekolah.

READ  8 Game Balapan Penuh Tantangan Wajib Anda Coba

Praktik Adegan Kekerasan

Bermain perkelahian akan membuat anak-anak seringkali mempraktikkan kepada temannya. Sekarang ini pun game online banyak menampilkan bentuk pertempuran, perkelahian, ataupun kekerasan hingga membuat anak mempaktikkan kepada temannya atau dibawa pada dunia nyata.

Kejang

Resiko terkena kejang ini pun juga tinggi bagi para pengidap penyakit epilepsi. Hal ini terjadi karena grafik, cahaya, dan warna yang terpampang pada tampilan game ini  yang berkedip-kedip dapat memicu timbulnya kejang.

Itulah beberapa resiko yang patut untuk diwaspadai ketika seseorang telah menjadi kecanduan game online. Bermain memang mampu membuat tubuh menjadi rileks karena sebagai sarana untuk penghilang stres. Tetapi akan berdampak buruk apabila dilakukan dengan intensitas yang cukup sering hingga menyebabkan kecanduan, karena akan membuat kesehatan tubuh menjadi terganggu.

 

About the Author: Admin

You might like